Jawaban dan Nilai Ujian

2

Jawaban dan Nilai
Nama : Delmian Purba
NIM : 09-510

1. realitas masyarakat majemuk adalah keanekaragaman dalam budaya, keanekaragaman dalam sosial ekonomi, dalam Ras, dalam bahasa, dalam keagamaan.

2. "lingkungan dalam dan lingkungan luar" yang diungkapkan oleh christobart ialah bahwa "lingkungan dalam maksudnya gereja/ umat pilihan-Nya atau orang yang percaya kepada Yesus Kristus. sedangkan lingkungan luar maksudnya orang yang tidak percaya kepada Yesus Kristus.

3. salah satu prinsip PAK dalam masyarakat majemuk menurut saya yaitu "sosialisasi". sosialisasi disini mengenai cara pandang kita dalam mendidik atau memberi pelatihan. kita sebagai pengajar harus mengajar atau melatih anak diluar agama kita. memotivasi supaya anak didik yang lain juga melakukan demikian, mau saling berbagi kepintaran bukan hanya kepada sesama agama saja tetapi juga kepada agama lain

Nilai : A
Nama : ladesma sitompul
NIM : 09-530

1. Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman karena Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang plural atau majemuk; hal ini ditandai dengan banyaknya etnis, suku, agama, budaya, kebiasaan, dsb, yang ada di dalamnya. Artinya, dari sisi etnisitas bangsa Indonesia adalah bangsa yang plural, dari sisi rasialitas bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, dari sisi religiusitas bangsa Indonesia adalah bangsa yang plural, demikian pula halnya dari sisi habitualitas, dan sebagainya.

2. Lingkungan dalam artinya orang-orang yang dipilih Tuhan untuk memberitakan injil kepada orang yang disekitarnya atau kepada orang dalam contohnya : Abraham yang Tuhan percayakan untuk membritakan injil kepada bangsa israel.
Lingkungan luar artinya orang-orang yang berada disekitar orang dalam yang menerima berkat karena keberadaan orang dari lingkungan dalam. Contohnya Hagar gundik Sarai, Potifar majikan yusuf serta masih banyak lagi contoh-contoh yang lain.

3. Menurut saya Prinsip PAK dalam masyarakat majemuk adalah dengan menjaga sikap. seperti menghargai Agama yang lain, membangun hubungan yang harmonis dengan tetangga yang tidak seiman, dan mempunyai rasa keterbukaan (saling menerima) tetapi tetap mempertahankan iman.
·   
Nilai : A
Nama : Riswanto Lago
NIM : 09-541

1. Realitas kemajemukan di Indonesia sudah ada sejak abad ke-13 ditandai dengan semboyan bhineka tunggal ika. oleh karena itu jelas sekali bahwa keanekaragaman budaya, etnis, suku, agama,kebiasaan, dan lain-lain itu sudah ada sejak dulu. kemajemukan ini merupakan salah satu karya ALLAH yang sudah ada sejak penciptaan.

2. Lingkungan dalam adalah orang-orang pilihan Tuhan yang sejak semula mendapat perhatian yang lebih dariNya, dengan menampakan diriNya serta berbicara kepada orang yang menjadi pilihanNYa, serta menjadikan orang-orang itu menjadi umatNya. sedangkan Lingkungan luar adalah orang-orang yang mendapat perhatian Tuhan namun tidak menjadi umat pilihanNya, tetapi melalui adanya lingkungan dalam maka lingkungan luar juga mendapat keselamatan dan ikut bergabung kedalam lingkungan dalam, maka menjadi anggota didalamnya.(dalam pandangan Prof. Dr. Chr. Bart.)

3. Prinsip PAK dalam masyarakat Majemuk menurut saya adalah berpegang pada pengajarn Kristus yaitu "Kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri". dengan kata lain bagaimana sikap tidak pandang bulu diberlakukan terhadap orang yang berbeda keyakinan, budaya, suku, dan sebagainya

Nilai = A


28 Januari 2013 adalah sbb:

Nama : Reny Grace Vebiola Sitanggang
NIM : 09-540

1. Realitas Masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai suku, budaya, mata pencaharian, agama dan bahasa,sehingga sering dikenal dengan masyarakat yang heterogen. masyarakat dengan berbagai perbedaan ini di persatukan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

2. yang dimaksud dengan "lingkungan dalam" adalah orang-orang yang sudah dipilih Tuhan sejak semula untuk percaya kepada-Nya, seperti Gereja Tuhan dan anak2 Tuhan dalam masa sejarah Gereja dan pada zaman Alkitab hingga dapat diaplikasikan pada saat ini di kehidupan orang Kristen sekarang. "lingkar luar" adalah orang-orang yang tidak percaya atau belum percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya.

3. Prinsip Fleksibelitas. yaitu prinsip dimana seseorang tidak boleh terlalu kaku kepada kemajemukan yang ada di masyarakat khususnya masalah agama. kita harus saling menghargai dan menghormati setiap perbedaan agama yang ada. supaya tercipta kerukunan di tengah masyarakat.

GBU
Nilai Reny Grace     :  A (Nilai UTS Online)


Nama: Bina Lestari Lumban Toruan
Nim:09-508

jawaban
1. Realitas masyarakat Indonesia membuat Indonesia semakin kaya dan semakin berbeda dengan negara-negara lainnya. Adapun Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku yang begitu banyak dari sabang sampai merauke, Bahasa yang bermacam-macam dari sabang sampai merauke, tetapi ini bukanlah menjadi suatu kendala yang besar bagi suku yang lain karena Negara Indonesia mempunyai bahasa pemersatu atau bahasa Ibu yaitu bahasa Indonesia sehingga ke daerah manapun kita akan pergi tidak kewalahan untuk berkomunikasi karena ada bahasa pemersatu tersebut. Selanjutnya ialah Agama, Indonesia mengakui agama yang berbeda-beda yaitu seperti yang ditetapkan dalam undang-undang bahwa semua orag berhak untuk memeluk agama kepercayaannya masng-masing dan diharapkan untuk saling menghormati, menghargai dan toleransi kepada agama yang lain. Budaya juga salah satu yang membuat Bangsa Indonesia semakin berbeda dari setiap suku mempunyai budaya tersendiri-sendiri. Tetapi tetap pada intinya tetap satu.

2. "Lingkungan dalam" ialah Orang yang di pakai oleh Tuhan untuk menyampaikan FirmanNya kepada orang-orang yang dikasihinya. Yang sudah dipilih dan dipercayakan oleh Tuhan. Sedangkan "lingkungan luar" ialah Orang-orang yang belum percaya atau menerima Yesus sebagai Juruselamat dalam hidupnya secara pribadi.

3. Salah satu prinsip PAK dalam masyarakat majemuk menurut saya ialah Prinsip Setia menjadi saksi. Yaitu memperlengkapi anak didik untuk tetap menjadi saksi di lingkungan masyarakat majemuk, baik dalam perkataan, perbuatan harus menunjukkan bahwa dirinya sebagai orang yang sudah percaya Yesus. Karena dengan mereka melihat sikap yang baik dari dirinya maka tidak tertutup kemungkinan mereka akan percaya Yesus. Dan harus terus setia menyaksikan Yesus sebagai Juruselamat lewat hidupnya.

GBU ....
Niali Bina Lestari Lumban Toruan           : A (Nilai UTS Online)
NAMA : YUO HENDRI
NIM : 09-549

1. Realitas masyarakat majemuk di indonesia ternyata bukan saja keanekaragaman bahasa, budaya,suku, etnis, dan lain-lainnya, tetapi juga keanekaragaman itu berlangsung di bidang politik di indonesia, misalnya dahulu indonesia baru memilki tiga partai yang berkecimpung kancah politik, tetapi sekarang sudah memiliki banyak partai yang terlibat dalam politik.

2. Lingkungan dalam adalah orang-orang yang sudah terpilih sejak semula dan di tetapkan oleh Allah menjadi umat yang di kasihi-Nya. sedangkan lingkungan luar adalah orang-orang yang bukan pilihan Tuhan, namun Tuhan tetap menunjukan kasih-Nya terhadap mereka melalui lingkungan dalam.

3.Menurut saya salah satu prinsip PAK dalam masyarakat mejemuk adalah mengayomi (merangkul) agama lain sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang perlu dan harus di hargai, dengan tetap mempertahankan imanku terhadap Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamatku.
Nilai Yuo Hendri = A (Nilai UTS Online)
Nama : Taripar Holong Tambunan
Nim : 09-546

1.Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang beragama, terbukti dengan diakuinya Enam agama di Indonesia yaitu Islam, Kristen Katholik, Kristen Protestan, Buddha, Hindu dan Khonghucu. Di samping agama-agama tersebut, masih terdapat pula kepercayaan-kepercayaan lain, misalnya animisme dan dinamisme yang tumbuh pada daerah pedalaman yang terpencil. Selain itu, pluralisme juga diartikan sebagai adanya keberagaman dalam setiap unsure yang membentuk sendi kehidupan. Artinya tiap-tiap bagian dari ideology, politik, social, suku, budaya memiliki kesamaan tetapi juga terdiri dari berbagai keragaman.

Masyarakat selalu melibatkan kepercayaannya dalam kehidupan sehari-hari pada tingkat kebudayaan yang masih rendah sekalipun mereka telah memiliki suatu kepercayaan, artinya agama telah menjadi sebuah fenomena universal yang tidak memandang suatu tempat, waktu dan budaya. Sebagai contoh sederhana adalah penggunaan simbol, lambang atau atribut agama tertentu. Pada tingkatan yang lebih tinggi adalah dengan menyatunya sebuah agama pada sistem tertentu sehingga peranan agama pada masyarakat menjadi semakin penting, contohnya adalah pada negara yang berlandaskan agama, hukum dan peraturan yang berlaku berlandaskan atas ajaran agama tersebut. Keberadaan agama telah menjadi sebuah kebutuhan spiritual bagi masyarakat dalam mencari ketenangan batiniah.

Agama sangat baik sekali dalam hal pembinaan masyarakat untuk menuju pada kesejahteraan dan sekaligus nurani masyarakat itu sendiri. Salah satu alasan mengapa demikian adalah pertama, agama mengajarkan nilai-nilai yang benar dan baik bagi umatnya. Agama memoles umatnya untuk menjadi individu-induvidu yang baik dan menjauhkannya dari segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agamanya. Kedua, agama mengajarkan cara-cara untuk memperoleh tempat yang indah di akhirat nanti sebagai tujuan akhir kehidupan.

Cara-cara ini berintikan pada pelaksanaan ajaran agama masing-masing dengan sungguh-sunguh. Orang yang melaksanakan dengan baik akan memperoleh tempat yang bernama surga, sedangkan orang yang tidak melaksanakannya akan memperoleh tempat yang berkebalikan dengan surga yaitu neraka. Ketiga, agama yang berfokus pada ajaran cinta kasih mengajak umatnya untuk mengasihi sesamanya sehingga antar sesama dapat saling menghargai dan saling menolong melalui institusi masing-masing yang senantiasa mempunyai kegiatan-kegiatan sosial. Keempat, secara tidak langsung agama mendorong terciptanya perdamaian di muka bumi yang terdiri atas masyarakat yang majemuk melalui ajaran-ajaran tersebut.

2. Sikap eksklusif dan inklusif dari lingkungan dalam Artinya sering umat Israel bersikap eksklusif (tertutup) dan inklusif (terbuka) terhadap sesama yang berbeda agama. Sikap eksklusif dan inklusif itu tidak hanya ada pada umat-Nya tetapi juga dilakukan oleh Tuhan. Dengan kata lain Tuhan sering bertindak eksklusif dan inklusif. Contoh Esklusif : Tuhan bertindak hanya sebagai Allah orang Israel saja. Contoh Inklusif : Tuhan juga bertindak sebagai Allah seluruh bangsa.

3. menurut saya Prinsip PAK dalam masyarakat Majemuk ialah Prinsip Kerukunan

Memelihara kerukunan antar sesama pemeluk agama adalah suatu hal yang sangat penting, demikian pula

dengan menghargai pendapat ataupun pandangan orang lain, akan tetapi setiap orang Kristen tidak boleh kehilangan identitas dirinya dengan menyama-ratakan semua pandangan kepercayaan, agama dan keyakinan. Firman Tuhan bersifat mutlak dan merupakan satu-satunya dasar bagi setiap manusia, pemahaman inilah yang seharusnya memberi kita semangat untuk membawa berita Injil, berita keselamatan yang eksklusif didalam Kristus akan tetapi disediakan bagi setiap orang (percaya) tanpa pandang suku, bangsa, ras, golongan atau latar-belakang apa pun juga.
Gbu

Nilai Taripar Holang Tambunan = A (Nilai UTS Online)

Nama : Gerdanus
Semester : VIII (delapan)
Mata kuliah : PAK dalam masyarakat majemuk
Dosen : Dr. Yonas Muanley, M.Th

1. Jelaskan realitas masyarakat majemuk indonesia
Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang beragama, terbukti dengan diakuinya 6 agama di Indonesia, Islam, Kristen Katholik, Kristen Protestan, Buddha, Hindu dan Khonghucu. Di samping agama-agama tersebut, masih terdapat pula kepercayaan-kepercayaan lain, misalnya animisme dan dinamisme yang tumbuh pada daerah pedalaman yang terpencil.

Masyarakat selalu melibatkan kepercayaannya dalam kehidupan sehari-hari pada tingkat kebudayaan yang masih rendah sekalipun mereka telah memiliki suatu kepercayaan, artinya agama telah menjadi sebuah fenomena universal yang tidak memandang suatu tempat, waktu dan budaya. Sebagai contoh sederhana adalah penggunaan simbol, lambang atau atribut agama tertentu. Pada tingkatan yang lebih tinggi adalah dengan menyatunya sebuah agama pada sistem tertentu sehingga peranan agama pada masyarakat menjadi semakin penting, contohnya adalah pada negara yang berlandaskan agama, hukum dan peraturan yang berlaku berlandaskan atas ajaran agama tersebut. Keberadaan agama telah menjadi sebuah kebutuhan spiritual bagi masyarakat dalam mencari ketenangan batiniah.
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “ lingkungan dalam dan lingkungan luar”

Lingkungan organisasi adalah semua elemen di dalam maupun di luar organisasi yang dapat mempengaruhi sebagian atau keseluruhan suatu organisasi. Terdapat dua jenis klasifikasi lingkungan yakni lingkungan internal dan lingkungan eksternal.
Lingkungan internal adalah faktor-faktor atau kondisi umum yang berada di dalam suatu organisasi. Lingkungan eksternal adalah segala sesuatu di luar batasan organisasi yang mungkin mempengaruhinya.
Lingkungan internal yang berpengaruh langsung dalam organisasi meliputi karyawan/pegawai organisasi dalam, serta pimpinan manajer. Lingkungan eksternal dibagi dua yaitu yang berpengaruh langsung dan tidak langsung. Contoh lingkungan eksternal yang berpengaruh langsung adalah organisasi pesaing, pemasok komunitas lokal, konsumer, NGO dan lainnya. Sedangkan untuk contoh lingkungan eksternal yang tidak berpengaruh langsung adalah kondisi politik, ekonomi dan sosial.
Lingkungan secara umum yang harus dianalisis kekuatannya oleh manajer karena mempengaruhi pembuat keputusan dan perencanaan adalah kekuatan teknologi, ekonomi, demografi, sosial budaya serta politik dan hukum.
Perubahan – perubahan yang terjadi pada lingkungan sangat dinamis dan kadang – kadang pengaruhnya pada manajemen tidak dapat diperkirakan terlebih dahulu. Karenanya manajemen dituntut untuk bersikap tanggap dan adaptif, selalu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan.

3. Sebutkan dan jelaskan satu prinsip PAK dalam masyarakat majemuk menurut anda

Kenapa dosa dan pahala ‘harus’ ada? Karena manusia belum bisa bertindak dengan kesadarannya. Bila belum, tentu harus diberikan rambu-rambu tentang hal tersebut. Namun jangan terjebak dengan dosa dan pahala, karena yang berperan adalah kesadaran.
Apakah berkesadaran adalah hal yang berpahala? Dan apakah sudah tentu tindakan berkesadaran adalah tindakan yang jauh dari dosa?
Sekali lagi bahwa kesadaran bukan soal dosa dan pahala. Kesadaran yang mengawasi tindakan untuk bertindak ‘tepat’ pada saat itu.
Orang yang penuh kesadaran, dalam setiap tindakan, akan menyadari sepenuhnya tentang akibat-akibat yang ditimbulkan dari tindakannya saat itu. Ia menyadari penuh adanya aksi-reaksi di alam semesta, dan ia akan memilih tindakan yang tidak merugikan orang lain, tidak menyakitkan orang lain, bahkan bermanfaat dan berdaya guna bagi sesama.
Melatih kesadaran adalah melatih setiap tindakan yang kita lakukan. Dari menyadari saat kita berjalan, berbicara, makan, memutuskan sesuatu. Apakah dampaknya semua tindakan itu, saat itu? Bila tindakan itu merugikan orang lain, menyakitkan orang lain, apakah keputusan kita saat itu? Apakah kita akan terus melakukannya karena ‘pembenaran’ dan ego pribadi?
Nilai Gerdanus         : A (Nilai UTS Online)

Nama : Yonatan Sani
Semester : VIII (delapan)
Mata kuliah : PAK dalam masyarakat majemuk
Dosen : Dr. Yonas Muanley, M.Th

Jelaskan realitas masyarakat majemuk indonesia

Indonesia adalah Negara dengan masyarakat majemuk yang sejak dulu menyadari bahwa dengan kemajemukannya dipersatukan dalam Landasan Ideologi Pancasila dimana memiliki semboyan Bhineka Tunggal Ika yaitu “berbeda-beda tetapi tetap satu”, yang berarti bahwa meskipun berbeda agama, suku, ras dan golongan namun merupakan satu kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila merupakan Landasan Idiil bangsa Indonesia, falsafat dan pandangan hidup bangsa. Oleh karenanya harus menjadi landasan pijak dalam kehidupan bernegara tanpa tendensi ataupun pemahaman dan pemikiran sempit yang mengarahkan kita pada ego suku dan agama yang berimbas pada disintegrasi bangsa. Selain itu Indonesia juga merupakan Negara hukum, dimana hukum menjadi panglima setiap gerak langkah kita dalam Negara ini. Dan Negara merupakan penjamin hak agar masyarakat merasa terlindungi untuk melaksanakan haknya dalam bingkai kemajemukan atau pluralisme.
Pluralisme sendiri memiliki beberapa perspektif: sosial, budaya maupun politik. Dalam perspektif sosial, pluralisme menangkal dominasi dan hegemoni kelompok atau aliran keagamaan, serta menegasikan pemusatan kekuatan sosial pada satu kelompok atau aliran.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan “ lingkungan dalam dan lingkungan luar”

Tidak semua orang menyetujui pendapat tentang adanya Sembilan jenis segmen lingkungan seperti yang telah diuraikan. Sesuai dengan prinsip keterbukaan dan ketergantungan organisasi terhadap lingkungannya, muncul pendapat yang menyatakan bahwa komposisi elemen-elemen lingkungan yang berpengaruh terhadap organisasi akan berlainan, sesuai dengan perbedaan organisasi maupun kondisi lingkungannya. Karena itu, pendapat ini juga menyatakn bahwa yang lebih penting adalah menemukan cara untuk mengidentifikasikan elemen-elemen lingkungan, sehingga bias digunakan pada semua organisasi yng berada pada lingkungan yang berbeda.
Koreksi Dosen:  Yonatan bagus jawabanmu tetapi kita koreksi ya. Yang kita maksudkan dengan istilah "lingkungan dalam dan luar adalah sebuah istilah yang dipakai oleh Chr. Bart untuk menggambarkan orang percaya Israel dan Gereja) dengan istilah lingkungan dalam, dan orang yang tidak percaya kepada Tuhan sebagai kelompok orang yang dimaksud dalam istilah "lingkungan luar". Jadi ini hanya istilah teknis yang dipakai untuk Dialog agama.
Sebutkan dan jelaskan satu prinsip PAK dalam masyarakat majemuk menurut anda

Pendidikan dan teologi Kristen itu sebenarnya sangat simple. Terlepas dari sisi mana dan untuk tujuan apa kita menjelaskannya, sebenarnya pondasi PAK berdasarkan substansi pengajarannya hanya soal percaya kepada Yesus adalah Tuhan dan juruslamat semua umat manusia satu-satunya.
Meyakini atau mengimani dan menerima bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang  diilhamkan oleh TUHAN kepada para penulis Alkitab merupakan suatu proses. Pemmberian di saat pertamanya. Tetapi Ia tidak pernah mengajarkan seperti itu. Siapa saja tidak pernah disuruh untuk menjadi agama Kristen, dan Ia juga tidak pernah mengatakan demikian, karena Ia juga bukan Kristen, dan tidak pernah mengatakan bahwa hanya Tuhannya orang Kristen.
Koreksi dosen: Jawaban  Yonatan Sani  mesti diluruskan, nanti kita bicarakan di kelas. Jawaban soal ketiga sebenarnya meminta pendapat Yonatan akan prinsip apa yang mau dipakai Yonatan ketika mengajar PAK dalam masyarakat majemuk. Misalnya menganggap sesama yang beragama lain sebagai kawan yang mesti dihargai dan bukan lawan. Bila prinsip ini dimiliki maka Proses PAK yang nantinya dilakukan Yonatan adalah mempersiapkan peserta didik untuk menggap sesama yang bergama sebagai rekan dengan tetap mempertahankan identitas sebagai orang Kristen yang setia percaya kepada Yesus Kristus.
Nilai Yonatan Sani      A (perbaikan)

Hasil Tertanggal 1 Februari 2013




Nama: Marthen Lengkong
NIM: 90-534
Semster: VIII

Jawaban:
1. Realitas Masyarakat Majemuk di Indonesia.
Bangsa Indonesia adalah suatu bangsa yang terdiri dari beragam suku (kurang lebih 300 kelompok etnik) yang tersebar di 5 Pulau besar dan sekitar 17.000 pulau kecil.
Latar belakang Etnik dan lingkungan tempat tinggal yang beragam membuat Indonesia kaya akan budaya dan prinsip sosial.
Dalam hal keagamaan, ada 6 Keyakinan keagamaan yang resmi di Indonesia yaitu Islam (85,2%), Protestan (8,9%), Katolik (3%), Hindu (1,8%), Budha (0,8%) dan lain-lain termasuk Konghucu (0,3%).
Keragaman ini membuat Indonesia kaya akan sumber daya namun faktanya bahwa keragaman ini juga bisa menjadi bumerang yang mengancam eksistensi bangsa jika tidak di manage dengan baik dan tepat.

2. Yang dimaksud dengan "Lingkungan Dalam" adalah orang-orang percaya yang percaya kepada Kebenaran Yang Sejati (Yesus Kristus). "Lingkungan Luar" adalah orang-orang yang belum menerima Yesus Kristus sebagai Kebenaran Yang Sejati, dimana kepada orang-orang yang masuk kategori ini harus diberitakan tentang Kebenaran Yang sesungguhnya.

3. Prinsip Sosial
a. Manusia sebagai mahluk social yang tidak bisa hidup tanpa sesamanya.
b. Interaksi dengan orang lain tidak bisa diabaikan dan dihindari.
c. Orang Kristen berhak menyampaikan kebenaran dan menunjukan kasih kepada orang lain.
d. Orang lain juga berhak menerima kebenaran yang menyelamatkan.
Nilai UTS Online Marthen Lengkong      : A+ (Jawaban terbaik)

Nama : Nancy sherlly Pulu
nim : 09-534

jawaban

1. realitas masyarakat majemuk di indonesia terdiri dari keanekaragaan akan suku, keaneka ragaman dalam bahasa, keanekaragaman akan sosial, keanekaragaman akan ekonomi. dan keaneka dalam agama. dengan pekerjaan Tuhan yang luarbiasa kenapa ? menurut pendapat saya Tuhan itu memiliki seni kreatif yang sangat tinggi, karena indonesia memiliki banyak sekali keanekaragaman yang begitu banyak.

2. yang di maksud dengan orang luar dan orang dalam yaitu " orang dalam " adalah orang-orang yang di panggil atau dipilih TUhan untuk memberitakan kebenaran Firman Tuhan, yang sudah ditentukan oleh Tuhan, sedangkan " orang luar"adalah mereka yang tidak mengetahui akan kebenaran Firman Tuhan. atau belum mengenal Tuhan jadi tugas dari orang dalam adalah menyampaikan kebenaran firman Tuhan.

3. prinsip saya dalam masyrakat Majemuk yaitu bahwa " kesuksesan, keberhasilan, atau keberuntungan dapat di capai oleh semua orang, bukan secara ekslusif hanya di capai oleh orang kristiani, tetapi dari yang lain juga, dalam arti bahwa " bukan hanya ishak yang di berkati tetapi ismail juga di berkati oleh Tuhan. Tuhan memelihara ismail bahkan ia dijadikan bengsa yang besar.
Nilai UTS Online Nancy sherlly Pulu      : A
NAMA :KRISNO SIMANJUNTAK
NIM :09-529

1.Realita masyarakat di indonesia?
Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang beragama, terbukti dengan diakuinya 6 agama di Indonesia, Islam, Kristen Katholik, Kristen Protestan, Buddha, Hindu dan Khonghucu. pada umumnya pada masyarakat majemuk dalam agama, adat istiadat, maupun gereja, maka sentuhan-sentuhan keyakinan akan saling mempengaruhi baik secara langsung maupun tidak langsung.dalam kaitan itulah bahwa indonesia diberikan pemahaman tentang agma-agama, agar tercipta kerukunan dan terhindar konflik.

2.yang dimaksud dengan "lingkungan dalam" adalah orang-orang yang sudah percaya kepada Tuhan dan mau menjadi bagian dari pekerjaan Tuhan contohnya sebagai seorang guru sekolah minggu.sedangkan "lingkungan luar" adalah orang-orang yang belum percaya kepada Tuhan sebagai juruselamatnya.

3 memahami perbedaan
1. tidak melakukan pemaksaan suatu keyakinan pada orang lain yang sudah memiliki keyakinan.
2. bersedia menerima secara tulus bahwa setiap orang berhak untuk menganut dan menghargai suatu agama.
3. kita tidak boleh menghina atau mengejek agama orang lain.
Nilai UTS Online Krisno Simanjuntak                 : A
Nama: Jois Novaliance
Nim: 09-527
Jawaban
1. Realitas masyarakat Indonesia ialah sangat banyak dan bermacam-macam di seluruh wilayah Indonesia. Dimulai dari suku yang berbeda-beda antara pulau yang satu dengan yang lainnya, suku yang begitu banyak yang mewakili setiap kota, pulau, desa, kota bahkan propinsi, Budaya yang menjadikan bangsa Indonesia menjadi negara yang kaya akan budaya, Adat istiadat yang begitu diperhatikan sehingga setiap orang mempunyai adat yang harus ditanamkan dari suku masing-masing.

2. Lingkungan dalam ialah orang yang di pakai Tuhan untuk menyampaikan Firman Tuhan kepada orang lain yang belum percaya, sedangkan lingkungan luar adalah orang-orang yang belum percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.

3. Pinsip Fondasi ialah prinsip yang harus ditanamkan kepada peserta didik supaya memiliki fondasi yang kuat dalam menjalani hidup yang begitu banyak persoalan.Dan juga di tengah masyarakat yang majemuk.
GBU
Nilai UTS Online Jois Novaliance            : A
Nama :Boy Riko simanjuntak
Nim : 09-508

1. reliatas masyarakat majemuk di indonesia pada saat ini sangatlah beragam karena Tercatat ada sekitar 17.667 pulau besar dan kecil; serta 300 kelompok etnis dan 50 bahasa yang berbeda. Belum lagi termasuk keturunan Cina, Arab, India yang telah hidup lama. Di samping itu, dari sisi keagamaan, hidup agama-agama besar dan agama suku; juga dari sisi ekonomi, sistem sosial dan politik yang berbeda juga. maka dari kemajemukan yang ada maka dari keragaman ada yang dibutuhkan adalah prinsip untuk saling menghargai, bahkan prinsip untuk selalu membangun hubungan (dialog) dengan orang lain, suapaya terlaksana yang namanya ke Bhineka tunggal ika yang ada

2. "orang dalam" adalah mereka yang menjadi umat pilihan Tuhan atau sama dengan mereka yang percaya kepada Tuhan Allah, seperti contoh dalam Alkitab yang menjadi orang dalam adalah Abraham
"orang luar" adalah mereka yang tidak menjadi pilihan Tuhan atau Non pilihan atau yang tidak tinggal dekat dengan Tuhan Allah

3. prinsip PAk yang ada dalam masyarakat majemuk menurt saya adalah Prispip saling saling membangun dan saling membantu, dimana orang kristen harus bisa menjadi teladan didalam memberi bantuan.
contoh; apabila ada agama lain yang sedang mengalami musibah, maka Prinsip saling membangun dan membantu ini sebagai orang kristen harus dilakukan supaya nyata bagaimana kasih yang sudah diterapkan oleh Tuhan Yesus kristus selama IA didalam dunia.
Nilai UTS Online Boy Riko Simanjuntak : A
NAMA : ISA ADELINA PURBA
NIM : 09-523

1. Realitas masyarakat majemuk di Indonesia
Bangsa indonesia terdiri dari keanekaragaman suku, agama, suku, adat istiadat, dan bahasa dan mail banyak yang lain. dimana Indonesia adalah negara yang penuh kontradiksi. indonesia adalah sebuah negeri pemeluk Islam terbesar di dunia. dimana masyarakatnya dikenal agamis dan religius, termasuk juga gereja-gerejanya. dari sudut agama, Indonesia memiliki seluruh agama besar di dunia, meskipun beragam, Indonesia memegang teguh Falsafah " Bhineka Tunggal Ika" untuk itu kasatuan dan persatuan bangsa harus terus diperjuangkan dan tidak bisa ditawar. hal ini sudah menjadi tugas seluruh bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai golongan, suku, ras, dan agama. jadi yang perlu diperhatikan adalah perlunya toleransi, saling menghargai satu dengan yang lain, dan saling menghormati. supaya tercipta kerukunan.
2. Yang dimaksud dengan "lingkungan dalam " adalah orang-orang yang sudah percaya kepada Tuhan dan mengakui bahwa hanya Tuhanlah sumber kehidupan atau lingkungan dalam adalah seseorang yang sudah dipercayakan Tuhan untuk memberitakan firman Tuhan kepada semua orang. sedangkan lingkugan luar adalah orang-orang yang belum percaya kepada Tuhan.
3. Prinsip PAK dalam masyarakat majemuk prinsip keterbukaan 1. bersedia menerima kelemahan seseorang dengan tulus, bahwa setiap orang mempunyai kelemahan dan kelebihan, jadi disaat seseorang terbuka dengan kelemahanya, mungkin dengan kelebihan yang dimiliki oleh orang lain, itu yang akan memperlengkapi kelemahan tadi. dengan adanya prinsip ini maka terciptalah kerukunan satu denga yang lain.
Nilai UTS Online Isa Adelina Purba        : A
Nama:Dewi Sartika Hasugia
Nim : 09-511
1. Realitas masnyarakat di indonesia
Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang beragama, terbukti dengan diakuinya 6 agama di Indonesia, Islam, Kristen Katholik, Kristen Protestan, Buddha, Hindu dan Khonghucu. Di samping agama-agama tersebut, masih terdapat pula kepercayaan-kepercayaan lain, misalnya animisme dan dinamisme yang tumbuh pada daerah pedalaman yang terpencil.
2." lingkungan dalam" adalah orang-orang yang sudah percaya kepada Tuhan dan siap untuk menyampaikan kebenaran firman Tuhan kepada orang-orang yang belum percaya kepada-Nya
sedangkan " lingkungan luar" adalah orang belum percaya tentang keselamatan yaitu firman Tuhan.
3. prinsip PAK dalam masnyarakat majemuk menurut saya sebagai guru pendidikan agama Kristen
- harus mempersiapkan generasi
- terbuka terhadap orang lain
- sikap saling menghargai
- membawa orang-orang yang belum percaya agar percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan juruslamat
 Nilai UTS Online Dewi S. Hasugian       : A
NAMA : HENNO PARDAMEAN DUHA
NIM : 09-52
1.Pengertian masyarakat majemuk masyarakat multikultural serta ke mana Indonesia termasuk merupakan suatu topik yang menarik untuk disampaikan. Bhinneka Tunggal Ika, demikian slogan yang dicengkeram oleh Garuda, burung lambang negara kesatuan Republik Indonesia
2. A. Yang dimaksud dengan lingkungan dalam adalah kita sebagai umat pilihan (Israel), kita merupakan orang dalam, dan kita harus mengabarkan kabar keselamatan itu kepada orang luar (orang yang belum mendengar injil)
B. Yang dimaksud dengan orang luar adalah orang yang belum mendengar Injil (orang yang belum percaya), atau bisa dikatan sebagai agama lain.

3. Menurut saya salah satu prinsip PAK dalam masyarakat majemuk adalah harus bisa menjadi domba ditenggah-tengah serigala, maksudnya adalah kita sebagai orang Kristen harus mampu membawa diri dengan baik terhadap orang yang berbeda agama,suku,ras dan bahasa.
Nilai UTS Online Heno Duha       : A
Nama : Aplena S kayai
NIM : 09-507

Jawaban:
1. keanekaragaman atau kebhinekaan contohnya yang meliputi banyak aspek didalamnya ideologi,politik,sosial dan budaya yang didalamnya memiliki kesamaan tetapi juga terdiri dari berbagai ragam.

2. "lingkungan dalam dan lingkungan luar" oleh cristhobart. "lingkungan dalam" adalah orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus (orang Israel)yang dipakai Tuhan seperti Sadrak, Mesakh dan Abednego dapat membuat Nebukadnezar menyembah Tuhan Allah. sedangkan "lingkungan luar" adalah orang-orang yang tidak percaya atau orang yang tidak mengenal Allah. contoh raja Nebukadnezar

3. menurut saya salah satu prinsip PAK dalam masyarakat majemuk yaitu "saling membantu" di dalamnya menolong orang yang membutuhkan dengan tulus, memberi dan tidak mengharapkan imbalan.
Nilai UTS Online Aplena    : A

Nama :Erlinda Lumban Gaol
NIM: 09-515
Semester: VIII
Jawaban:
1. Realitas masyarakat majemuk di Indonesia adalah bahwa bangsa Indonesia memiliki banyak pulau-pulau dan benaneka ragam bahasa,suku, sosial budaya ataupun adat istiadat, agama, dan status sosial yang berbeda-beda.
2. lingkungan dalam adalah orang-orang yang dipakai Tuhan untuk menyampaikan berkat-berkat Tuhan melalui mereka. contohnya: Abraham

lingkungan Luar adalah orang-orang yang menerima bekat melalui orang dalam misalnya: bangsa-bangsa lain yang diluar dari bagsa pilihan Tuhan.

pada saat sekarang ini bisa juga diartikan bahwa orang dalam adalah orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus.
sedangkan orang Luar adalah orang-orang mereka yang belum pelum Percaya Tuhan Yesus.

3. prinsip PAK yang ada dalam Masyarakarat majemuk adalah manusia sebagai Makhluk sosial, dalam kehidupan bermasyarakat butuh kebersamaan, atau tidak bisa hidup tanpa sesama atau orang lain, juga dalam beragama perlu menjalin kerja sama atau keakraban tanpa memandang agama mereka.
Nilai UTS Online Erlinda L. Gaol  : A

NAMA MAHASISWA : JANIATUR SIMBOLON
SEMESTER : VIII (DELAPAN )
NIM : 09-524

JAWABAN
1. Warganegara Indonesia adalah masyarakat yang beranekaragam atau dikatakan sebagai masyarakat majemuk/pluralisme. Kemajemukan masyarakat dapat dipahami melalui dua titik pandang utama, pertama dipandang scara horizontal, pemahaman ini didasarkan pada fakta yang menunjukkan adanya satuan-satuan social yang keragamannya dicirikan oleh perbedaan suku bangsa, agama, adat-istiadat dan unsure-unsur kedaerahan lainnya. Kedua dipandang secara vertical, pemahaman ini didasarkan pada perbedaan-perbedaan yang bersifat vertical; artinya bahwa perbedaan dari unsur-unsur yang membuat keragaman tersebut dapat diukur berdasarkan kualitas atau kadarnya misalnya dari aspek ekonomi.
Majemuk memiliki makna sesuatu yang beragam, sesuatu yang memilik banyak perbedaan begi juga dengan masyarakat Indonesia. Indonesia terkenal dengan kemajemukannya maka dari itu Indonesia sering disebut sebagai masyarakat yang bhineka tungal ika yang memiliki makna bahwa meskipun masyarakatnya memiliki perbedaan atau kemajemukan namun tetap satu jua. Tapi terkadang kemajemukan ini dipandang sebagai pemucu atau paktor timbulnya kericuhan dalam di indonesia, karena adanya sikap eklusifme didalam kemajemukan di indonesia ini.
Contoh: adanya kericuhan atau konflik antara umat beragama (Islam dan kristen) itu terjadi karena merasa agama merekalah yang paling benar.
Ini tentu salah karena kita tertutup dengan keadaan orang lain. Untuk menghindari itulah kita sebagai guru PAK belajar tentang pluralisme sehingga kita memiliki pemahaman dan kita bisa menolong orang-orang atau pesetadidik untuk memahami dan mengerti dari kemajemukan yang ada di indonesia.
2. Adapun yang dimaksud dengan “lingkungan dalam dan lingkungan luar”. Lingkungan dalam orang-orang yang secara khusus di pilih Tuhan untuk menerima anugrah keselamatan dan akan berperan untuk memenangkan orang luar, atau yang belum percaya. walaupun mereka sudah dalam pilihan Tuhan. Dan lingkungan luar adalah orang-orang yang belum “percaya” atau orang-orang yang tidak dipilih langsung oleh Tuhan.
3. prinsip PAK dalam masyarakat majemuk
menurut saya prinsip PAK dalam majemuk adalah “kasih yang sejati” artinya setiap agama diajarkan untuk berbuat baik atau berbuat kasih dengan dasar kasih yang Tuhan Yesus Kristus buktikan. Mengajarkan Berbuat kasih dengan tidak mengharapkan imbalan tapi kasih yang tulus tampa memandang suku,ras dan bangsa dll. Sehingga agama orang lain boleh melihat bahwa kasih kristuslah dasar kasih kita dan hanya didalam Dialah kasih itulah di sempurnakan. Sehingga dapat jadi berkat dan juga bisa terbuka kepada mereka yang belum percaya kepada Tuhan.

Nilai UTS Online Janiatur  : A

NAMA : KONEDI
NIM : O9-528


1. Realitas masyarakat majemuk adalah keanekaragaman dalam budaya, keanekaragaman dalam sosial ekonomi, dalam Ras, dalam bahasa, dalam keagamaan.

2. "lingkungan dalam dan lingkungan luar" yang diungkapkan oleh christobart ialah bahwa "lingkungan dalam maksudnya gereja/ umat pilihan-Nya atau orang yang percaya kepada Yesus Kristus. sedangkan lingkungan luar maksudnya orang yang tidak percaya kepada Yesus Kristus.

3. salah satu prinsip PAK dalam masyarakat majemuk menurut saya yaitu "sosialisasi". sosialisasi disini mengenai cara pandang kita dalam mendidik atau memberi pelatihan. kita sebagai pengajar harus mengajar atau melatih anak diluar agama kita. memotivasi supaya anak didik yang lain juga melakukan demikian, mau saling berbagi kepintaran bukan hanya kepada sesama agama saja tetapi juga kepada agama lain
Nilai UTS Online      : A

Nama : Ester Pasaribu
NIM : 09-516
Jawaban:

1. Realita masyarakat majemuk Indonesia yaitu : masyakat majemuk Indonesia terdiri dari keanekaragaman suku (contohnya Batak, Jawa, Nias, Papua, dll), budaya, bahasa, agama (Islam, kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dll). Pada hakikatnya keanekaraman itu bukanlah menjadi suatu permasalahan, melainkan menjadi suatu kebanggaan bagi Indonesia. bangsa indonesia memilki prinsip Bhineka Tunggal Ika artinya berbeda-beda tetapi satu.

2. Lingkungan dalam maksudnya : orang-orang percaya (orang yang percaya kepada Yesus Kristus, mengakui bahwa Yesus Kristus sebagai Juru selamat dan satu-satunya Tuhan). sedangkan lingkungan luar adalah orang-orang yang tidak/belum percaya bahwa Yesus Kristus sebagai juruselamat dan satu-satunya Tuhan.

3. .Menurut saya, salah satu prinsip PAK adalah "menjadi garam dan terang". maksudnya adalah sebagai orang percaya harus mampu memberikan dampak yang positif (menjadi berkat) bagi orang lain terlebih bagi orang yang belum percaya serta menjadi teladan bagi orang belum percaya.
Nilai UTS Online Ester Pasaribu  : A

Nama : Syukurman Zebua
Nim : 09-545
Semester :VIII
Jawaban :

1. Realitas masarakat majemuk indonesia yaitu : masyarakat indonesia terdiri dari masyarakat yang beranekaragam. dimana masyarakat Indonesia terdiri dari beranekaragam suku, budaya, bahasa, agama, dan sumber penghasilan.

2. lingkungan dalam artinya orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus dan mengakui bahwa Tuhan adalah mesias yang patut diteladani. sedangkan lingkungan luar adalah orang yang tidak percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan atau masih belum mengenal siapa Tuhan yang sebenarnya.
3. menurut saya, salah satu prinsip PAK dalam masyarakat yang majemuk adalah prinsip toleransi karna bangsa indonesia sangat membutuhkan toleransi yang tinggi tiap-tiap orang dalam membangun hubungan kehidupan bersama,di masa berkembangnya zaman ini sangat dibutuhkan adanya toleransi antar umat manusia dan sudah merupakan hal mutlak.hal ini terbukti dengan adanya berbagai upaya komunikasi dan kerjasama yang diadakan antara masyarakat dan agama.
Nilai UTS Online      : A

Nama : Syukurman Zebua
Nim : 09-545
Semester :VIII
Jawaban :

1. Realitas masarakat majemuk indonesia yaitu : masyarakat indonesia terdiri dari masyarakat yang beranekaragam. dimana masyarakat Indonesia terdiri dari beranekaragam suku, budaya, bahasa, agama, dan sumber penghasilan.

2. lingkungan dalam artinya orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus dan mengakui bahwa Tuhan adalah mesias yang patut diteladani. sedangkan lingkungan luar adalah orang yang tidak percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan atau masih belum mengenal siapa Tuhan yang sebenarnya.
3. menurut saya, salah satu prinsip PAK dalam masyarakat yang majemuk adalah prinsip toleransi karna bangsa indonesia sangat membutuhkan toleransi yang tinggi tiap-tiap orang dalam membangun hubungan kehidupan bersama,di masa berkembangnya zaman ini sangat dibutuhkan adanya toleransi antar umat manusia dan sudah merupakan hal mutlak.hal ini terbukti dengan adanya berbagai upaya komunikasi dan kerjasama yang diadakan antara masyarakat dan agama.
Nilai UTS Online      : A

Nama : Saliber
Nim : 09-544

1. Jelaskan realitas masyarakat majemuk Indonesia ?
Jawab : masyarakat majemuk Indonesia ditandai dengan asal pulau seseorang . contoh : orang Sulawesi khususnya orang toraja akan berbeda dengan orang jawa .
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan "lingkungan dalam dan lingkungan luar"
Jawab : 2.a. lingkungan dalam adalah lingkungan dimana Tuhan pilih ( bangsa Israel ) sebagai orang terdekat-Nya untuk menyampaikan firmannya kepada bangsa lain . 2.b. lingkungan luar adalah lingkungan dimana orang –orang yang sudah percaya kepada tuhan dan kemudian memberitakan firman tuhan kepada orang –orang yang belum percaya .
3. Sebutkan dan jelaskan satu prinsip PAK dalam masyarakat majemuk (menurut Anda).
Jawab : Menjadi partner yang harmoni dengan agama lain , dalam rangka hidup berdampingan satu sama lainnya .
Nilai UTS Online      : A



Nama Mahasiswa : Tioma Sihotang
Nim : 09-547

1.Realita masyarakat majemuk di Indonesia ialah masyarakat majemuk adalah masyarakat yang terdiri atas kelompok-kelompok, yang tinggal bersama dalam suatu wilayah, tetapi terpisah menurut garis budayanya masing-masing. Kemajemukan budaya di indonesiadapat dilihat dari secara sosial (ras, etnis, suku), budaya (kultur, nilai, kebiasaan), bahasa, agama, kasta, ataupun wilayah.

2. yang dimaksud dengan “lingkungan dalam dan lingkuangan luar” ialah

Lingkungan Dalam : adalah orang-orang yang menjadi pilihan Tuhan Yesus Kristus atau orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus.
Lingkungan Luar : adalah orang–orang yang tidak percaya kepada Yesus Kristus. Tetapi Tuhan Yesus tetap mengasihi mereka lewat umat pilihan-Nya.

3.Menurut saya Prinsip PAK dalam masyarakat majemuk ialah bahwa keselamatan itu tidak hanya milik orang kristen semata, tetapi miliki semua orang yang mau percayadan mau menerima Dia sebagai juru Selamat dalam hidupnya. Dengan prinsip ini, sebagai kita sebagai orang kristen tidak boleh menutup diri, kita harus mengabarkan Injil, agar lingkungan luar itu, menjadi percaya, karena mereka juga berhak untuk mendengarkan kabar keselamatan dan menerima Yesus Sebagai Juru Selamat dalam hidupnya.

Nilai UTS Online untuk Hamba-Nya yang terakhir bernama Tioma = A
 

Akhirnya saya ucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang sudah melaksanakan UTS secara online.
Bila ada hal-hal yang kurang jelas silakan disampaikan di kelas atau di weblog ini.
 
Salam online
Yonas Muanley 

2 comments:

  1. Apa Kegunaan PAK Dalam Masyarakat Majemuk
    Oleh : Gerdanus UAS

    Masyarakat majemuk adalah masyarakat yang terdiri atas kelompok-kelompok, yang tinggal bersama dalam suatu wilayah, tetapi terpisah menurut garis budaya masing-masing. Kemajemukan suatu masyarakat patut dilihat dari dua variabel yaitu kemajemukan budaya dan kemajemukan sosial. Kemajemukan budaya ditentukan oleh indikator-indikator genetik-sosial (ras, etnis, suku), budaya (kultur, nilai, kebiasaan), bahasa, agama, kasta, ataupun wilayah. Kemajemukan sosial ditentukan indikator-indikator seperti kelas, status, lembaga, ataupun power.
    Indonesia adalah sebuah masyarakat majemuk. Yang mencolok dari ciri kemajemukan masyarakat Indonesia adalah penekanan pada pentingnya kesukubangsaan yang terwujud dalam bentuk komuniti-komuniti sukubangsa, dan digunakannya kesukubangsaan sebagai acuan utama bagi jatidiri.
    Berdasarkan ciri-ciri fisik atau tubuh yang dipunyai oleh seseorang, gerakan-gerakan tubuh yang dibarengi dengan bahasa yang digunakan dan logat yang diucapkan, dan berbagai simbol-simbol yang digunakan dia akan diidentifikasi sebagai tergolong dalam sesuatu sukubangsa dari sesuatu daerah tertentu oleh seseorang lainnya. Bila ciri-ciri tersebut tidak dapat dipergunakan maka seseorang tersebut akan menanyakan dari mana asalnya
    Masyarakat majemuk atau plural society adalah sebuah masyarakat yang terwujud karena komuniti-komuniti sukubangsa yang ada telah secara langsung atau tidak langsung dipaksa untuk bersatu di bawah kekuasaan sebuah sistem nasional

    Dalam konteks multinasional, Undang-undang Otonomi Daerah memberi keleluasaan setiap daerah untuk melakukan self-governing. Pemilihan kepala daerah langsung menjamin adanya ruang lebih besar bagi tokoh-tokoh masyarakat dan politik lokal guna menentukan bagaimana seharusnya masyarakat mereka kelola. Seperti Kymlicka nyatakan sebelumnya, genealogi fitur multinasional biasanya mengharapkan kemandirian politik relatif vis a vis pemerintah pusat. Untuk itu, Aceh diperkenankan menggunakan Qanun dan berganti nama menjadi Nanggroe Aceh Darussalam, Yogyakarta terus menikmati status sebagai daerah istimewa, dan wilayah-wilayah lain diperkenankan melembagakan pengajaran bahasa daerah dalam kurikulum pendidikannya. Atas dasar fakta-fakta ini, dapat dikatakan bahwa Indonesia tengah mengarah (atau diarahkan) kepada masyarakat multikultur.

    Patologi yang biasa muncul dalam masyarakat multinasional dan polietnis adalah etnophobia atau kecurigaan yang berlebihan terhadap suatu etnis. Misalnya saja di Indonesia berkembang etnophobia atas etnis Jawa yang mengendap pada suku-suku luar pulau Jawa. Ini merupakan peninggalan merusak dari konsep masyarakat majemuk zaman kolonial di mana suatu etnis disokong oleh penjajah Belanda guna mendominasi etnis lain. Pemerintah kolonial pun selalu menggunakan Jawa sebagai model pemerintahan bagi daerah luar Jawa yang mereka kuasai. Memang, secara kuantitas, Jawa merupakan etnis yang terbesar Indonesia. Namun, dominasi kuantitatifnya hanya di DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan beberapa provinsi Sumatera. Selain itu, bahasa persatuan (bahasa Indonesia) bukanlah bahasa Jawa melainkan Melayu yang telah menyerap unsur-unsur Sanskerta, Arab, dan sejumlah bahasa asing lainnya (Inggris, Belanda, Portugis, atau Cina).

    ReplyDelete
  2. If you'd like an alternative to casually approaching girls and trying to find out the right thing to do...

    If you'd rather have women chase YOU, instead of spending your nights prowling around in crowded pubs and night clubs...

    Then I urge you to view this eye-opening video to learn a shocking secret that has the power to get you your personal harem of hot women just 24 hours from now:

    FACEBOOK SEDUCTION SYSTEM!!!

    ReplyDelete